Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Purbaya Dapat Gelar Profesor Usai Pulang dari China

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |11:19 WIB
Purbaya Dapat Gelar Profesor Usai Pulang dari China
Purbaya Dapat Gelar Profesor Usai Pulang dari China (Foto: Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima gelar Profesor Kehormatan (Honorary Professor) di bidang ekonomi dari Universitas Nankai, China. Gelar Profesor Kehormatan tersebut diberikan secara langsung oleh Presiden (Rektor) Universitas Nankai Prof. Chen Yulu. 

Dalam keputusan yang disampaikan, penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Menkeu dalam mendorong kemajuan ekonomi dan keuangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Purbaya menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan oleh Universitas Nankai. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya merupakan pengakuan atas kontribusi dan capaian individu, tetapi juga mencerminkan semakin eratnya hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan China, termasuk di bidang ekonomi, keuangan, dan pendidikan.

"Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh rakyat Indonesia dan insan pengelola keuangan negara yang terus bekerja menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Purbaya meyakini kolaborasi antara dunia akademik dan para pembuat kebijakan menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan global yang makin kompleks.

Dalam surat resminya, Presiden Universitas Nankai juga mengundang Menkeu untuk menyampaikan kuliah kehormatan serta berdialog dengan para peneliti dan akademisi.

Purbaya juga diundang untuk menghadiri seremoni penganugerahan gelar Profesor Kehormatan yang akan diselenggarakan di kampus Universitas Nankai, Tianjin, China.

Purbaya berharap penganugerahan tersebut dapat semakin memperkuat hubungan akademik dan kerja sama antara Indonesia dan China.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement