JAKARTA - Holding BUMN Danareksa dan PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA mendorong pertumbuhan ekosistem industri kreatif Tanah Air dan optimalisasi Lokananta sebagai aset cagar budaya nasional. Hal ini melalui regenerasi musisi yang memiliki bakat mendalam mengenai industri.
"Transformasi Studio Lokananta bukan hanya tentang merawat warisan. Namun, bagaimana kita dapat meneruskan, bahkan membuka ruang baru untuk pertumbuhan, kreativitas, dan kolaborasi," kata Corporate Secretary & CSR Danareksa Agus Widjaja dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
PPA bersama Danareksa dan Lokananta Records berkolaborasi dalam Program Bintang Muda Lokananta Vol2, yang saat ini telah memasuki puncak program dengan diadakannya Release Party album kompilasi Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2.
"Dengan demikian, kita turut membuka peluang bagi generasi hari ini dan yang akan datang untuk memperkuat potensi serta identitasnya di industri kreatif. Holding BUMN Danareksa percaya dengan memberdayakan talenta lokal, kita dapat lebih menggerakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, baik bagi Lokananta maupun negara," katanya.
Program ini merupakan ekosistem pembinaan komprehensif yang menghubungkan proses seleksi, edukasi industri, produksi karya, hingga strategi distribusi komersial. Perjalanan dimulai dari pendaftaran online yang menjaring ratusan peserta dari Indonesia Barat sampai Timur, lalu melalui proses kurasi ketat hingga tersaring 12 besar, dan akhirnya terpilih 5 finalis.
Sementara, Direktur Utama PPA M Teguh Wirahadikusumah menyatakan, bagi PPA, revitalisasi Lokananta tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik bangunan, melainkan bagaimana aset ini kembali produktif dan menciptakan nilai tambah (value creation) bagi industri kreatif nasional.
"Program Bintang Muda Lokananta adalah manifestasi dari filosofi bisnis kami. Layaknya PPA yang melakukan restrukturisasi dan transformasi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan, BML berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi para musisi," ujarnya.
Dia menambahkan, PPA tidak sekadar memfasilitasi rekaman, tetapi membangun fundamental mereka, mulai dari mentoring hingga distribusi pemasaran, agar para talenta muda ini memiliki daya saing yang tangguh dan karier yang berkelanjutan di industri musik.
"Di sisi lain program ini juga memperkuat pencapaian Lokananta yang mampu menggerakan ekonomi kreatif secara sirkuler sebesar Rp35 miliar semenjak diluncurkan pada tahun 2023," katanya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.