Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI-Belarusia Jalin Kerja Sama Dagang, Incar Sektor Pertanian hingga Alat Tambang 

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 30 Juni 2026 |16:12 WIB
RI-Belarusia Jalin Kerja Sama Dagang, Incar Sektor Pertanian hingga Alat Tambang 
Menko Airlangga (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia dan Belarusia memperkuat kerja sama ekonomi dengan memperluas kolaborasi di sektor strategis, terutama alat berat untuk pertambangan hingga mesin pertanian. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya nilai perdagangan bilateral kedua negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan nilai perdagangan Indonesia-Belarusia pada tahun lalu mencapai sekitar US$221,3 juta atau tumbuh sekitar 30 persen dibandingkan periode sebelumnya. Di sisi investasi, kerja sama juga berkembang melalui sekitar 300 proyek di berbagai sektor.

Menurut Airlangga, kedua negara memiliki kekuatan ekonomi yang saling melengkapi. Belarusia memiliki keunggulan dalam manufaktur industri dan pertanian, sementara Indonesia memiliki potensi besar di sektor pertambangan, perkebunan, dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV).

"Indonesia dan Belarus memiliki kekuatan ekonomi yang saling melengkapi dan Belarus memiliki kapabilitas yang kuat dalam manufaktur industri dan pertanian," ungkap Airlangga saat dijumpai di Jakarta Pusat pada Selasa (30/6/2026).

Ia menilai alat berat produksi Belarusia, seperti dump truck dan mesin pertambangan, berpeluang besar mendukung industri tambang nasional. Mengingat Indonesia sendiri memproduksi sekitar 800 juta ton batu bara setiap tahun sehingga membutuhkan armada alat berat dalam jumlah besar.

Selain itu, Airlangga juga menyebut Indonesia mengekspor sekitar 50 juta ton crude palm oil (CPO) setiap tahun, yang mana membutuhkan modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan mesin berteknologi tinggi.

 

Ia pun turut mendorong agar kerja sama tidak hanya sebatas perdagangan, tetapi juga mencakup transfer teknologi, pengembangan manufaktur lokal, hingga kolaborasi dalam hilirisasi industri.

"Jadi saya pikir menjalin kerja sama dengan manufaktur lokal itu penting dan tentu saja mentransfer kekayaan intelektual (IP), kerangka kerja digital, dan keahlian teknis yang mendorong inovasi bersama," lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Republik Belarusia, Viktor Karankevich, mengatakan hubungan kedua negara terus berkembang berkat meningkatnya kepercayaan antara pemerintah Indonesia dan Belarusia. Ia menyebut kerja sama telah mencakup berbagai sektor, mulai dari pertanian, industri, kesehatan, hingga pendidikan, dan masih terdapat peluang untuk memperluas kemitraan ekonomi kedua negara.

"Tentu saja, ada bidang-bidang untuk kerja sama seperti pertanian, kesehatan, pendidikan, dan forum hari ini menunjukkan bahwa potensi kerja sama antara negara kita sangat besar. Kami juga menandatangani sejumlah dokumen yang akan memberikan dorongan bagi penguatan lebih lanjut hubungan ekonomi bilateral kita," ucap Viktor.

Disampaikan, salah satu hasil konkret dari kerja sama tersebut adalah bertambahnya izin bagi 13 perusahaan produk susu Belarusia untuk mengekspor produknya ke Indonesia. Selain itu, kedua negara juga membahas peningkatan pasokan pupuk potash, pengembangan industri teknik, pembentukan pusat layanan pemeliharaan alat berat, serta peluang lokalisasi atau perakitan mesin di Indonesia.

Menurut Viktor, penguatan kerja sama di bidang industri, pangan, kesehatan, pendidikan, hingga pertukaran budaya ke depan diharapkan dapat meningkatkan nilai perdagangan bilateral sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

"Dan tentu saja, kami memiliki titik pertumbuhan baru, tentu saja ini adalah kesehatan, pendidikan, bidang kemanusiaan, pertukaran hubungan budaya, dan semua ini akan menciptakan kondisi untuk meningkatkan perputaran perdagangan dan penyediaan layanan timbal balik yang akan ditujukan untuk meningkatkan tingkat dan kualitas hidup bangsa kita," tutupnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement