“Peserta tidak hanya lulusan S1, tetapi juga dari jalur profesi dan penyandang disabilitas,” tambahnya.
Teddy juga menyebutkan bahwa pada pelaksanaan tahun pertama, sekitar 30 persen peserta atau sekitar 30.000 orang berhasil direkrut menjadi karyawan tetap setelah menyelesaikan masa magang. Sementara 30 persen lainnya masih dalam proses rekrutmen lanjutan.
“Program ini menjadi jembatan nyata bagi lulusan untuk bisa langsung bekerja,” ujarnya.
Sementara itu, pemerintah memastikan Program Magang Nasional Batch 4 akan dibuka mulai Juli 2026. Program ini ditargetkan menjangkau hingga 150.000 peserta melalui tiga gelombang sepanjang tahun.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan gelombang pertama akan menampung sekitar 50.000 peserta.
“Batch 4 dilaksanakan bertahap mulai Juli 2026, dengan gelombang pertama sekitar 50.000 peserta, kemudian dilanjutkan gelombang berikutnya hingga total 150.000 peserta,” ujar Kurnia, dikutip Kamis (25/6/2026).