Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Melantai di BEI, Nitrasanata Dharma (JECX) Raup Dana IPO Rp609,98 Miliar

Rohman Wibowo , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2026 |11:35 WIB
Melantai di BEI, Nitrasanata Dharma (JECX) Raup Dana IPO Rp609,98 Miliar
PT Nitrasanata Dharma Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto :Okezone.com/IDX)
A
A
A

Sepanjang masa penawaran umum, Perseroan memperoleh respons positif dari investor yang mencerminkan kepercayaan pasar terhadap rekam jejak, posisi bisnis, serta prospek pertumbuhan JEC sebagai jaringan layanan kesehatan mata terintegrasi di Indonesia. Hal tersebut tercermin dari tingkat permintaan (oversubscribed) sebesar 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat, dengan jumlah pemesan mencapai 555.699 investor.

Dana yang diperoleh Perseroan dari hasil penerbitan saham baru akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan melalui pelunasan sebagian pinjaman perbankan, mendukung pengembangan entitas anak, serta memenuhi kebutuhan modal kerja.

Salah satu fokus utama investasi Perseroan adalah pembangunan JEC Bali Sanur di KEK Sanur, Bali, sebagai pusat medical tourism. Fasilitas tersebut dipersiapkan sebagai klinik mata berstandar global dengan konsep Blue Hospital untuk menangkap peluang pertumbuhan layanan kesehatan mata yang diharapkan dapat menjaring pasien dari dalam negeri hingga mancanegara.

Sementara itu, Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek, David Agus, menyampaikan bahwa IPO Perseroan merupakan salah satu langkah penting bagi pengembangan industri layanan kesehatan di pasar modal Indonesia.

"Kami melihat IPO PT Nitrasanata Dharma Tbk sebagai momentum penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Dengan rekam jejak JEC sebagai penyedia layanan kesehatan mata yang telah beroperasi selama lebih dari empat dekade, jaringan fasilitas yang terus berkembang, serta strategi ekspansi yang terarah, Perseroan memiliki posisi yang baik untuk menangkap peluang pertumbuhan industri layanan kesehatan mata di Indonesia," ujar David.

Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat strategi pertumbuhan berbasis continuum of care melalui pengembangan layanan primer, sekunder, hingga tersier. Strategi tersebut mencakup perluasan jangkauan layanan, pengembangan layanan subspesialistik, pemanfaatan teknologi medis terkini, serta transformasi digital yang terintegrasi untuk meningkatkan pengalaman pasien dan efektivitas layanan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement