Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Content Creator, Emiten DOSS Optimistis Pasar Kreatif RI Terus Tumbuh

Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 08 Juli 2026 |12:02 WIB
Tren Content Creator, Emiten DOSS Optimistis Pasar Kreatif RI Terus Tumbuh
Tren Content Creator, Emiten DOSS Optimistis Pasar Kreatif RI Terus Tumbuh (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) meningkatkan pendapatan melalui ekspansi distribusi di tengah pertumbuhan creator economy. Perseroan memperluas jaringan distribusi untuk menangkap peluang pertumbuhan pasar kreatif di Indonesia. 

Perseroan menilai permintaan terhadap kamera, mikrofon, tripod, lighting, hingga aksesori smartphone terus meningkat, tidak hanya dari kalangan kreator profesional, tetapi juga pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang aktif memproduksi konten di media sosial.

Founder & CEO Global Sukses Digital Tahir Matulatan mengatakan, pertumbuhan ekonomi kreator menjadi salah satu faktor yang mendorong perseroan memperluas jangkauan pasar melalui penambahan titik distribusi.

"Tren content creation terus berkembang di berbagai kalangan. Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap perangkat kreatif juga semakin meningkat. Karena itu, kami berupaya menghadirkan akses yang lebih mudah agar masyarakat dapat memperoleh perangkat yang sesuai dengan kebutuhannya," ujar Tahir dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Menurut dia, strategi ekspansi tersebut dilakukan melalui konsep shop-in-shop yang dinilai lebih efisien dibandingkan membuka gerai baru secara penuh. Melalui pendekatan tersebut, perseroan dapat memperluas kehadiran di berbagai lokasi dengan kebutuhan investasi yang lebih terukur.

Selain memperluas distribusi, DOSS juga menyiapkan area yang memungkinkan konsumen mengenal dan mencoba berbagai perangkat kreatif sebelum membeli. Perseroan menilai pengalaman langsung terhadap produk menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong pertumbuhan penjualan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas pembuatan konten.

 

Tahir mengatakan perkembangan industri kreatif menunjukkan bahwa fungsi ritel tidak lagi sebatas menjadi tempat transaksi, tetapi juga sebagai ruang bagi konsumen untuk mengenal teknologi dan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

"Bagi kami, masa depan retail bukan hanya soal menjual barang, tetapi juga menghadirkan pengalaman sehingga masyarakat dapat mengenal produk yang sesuai dengan kebutuhan aktivitas kreatif mereka," katanya.

Sebagai bagian dari rencana ekspansi jangka panjang, DOSS menargetkan pengembangan konsep shop-in-shop secara bertahap hingga mencapai 60 titik layanan pada 2032. Penambahan lokasi akan dilakukan dengan mempertimbangkan potensi pasar, tingkat kunjungan, kategori produk, dan kesiapan operasional di setiap wilayah.

Melalui strategi tersebut, perseroan berharap dapat memperluas pangsa pasar sekaligus mengoptimalkan peluang pertumbuhan bisnis di tengah berkembangnya ekonomi kreator di Indonesia.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement