Sebagai informasi, Bendungan Sidan hadir untuk memperkuat pasokan air bersih dan energi bersih. Bendungan setinggi 68 meter ini memiliki kapasitas 5,76 juta m³. Fokus utamanya adalah menyuplai air baku sebesar 1,75 m³/s, melayani irigasi seluas 9.598 hektare melalui jaringan sepanjang 123,19 km, mereduksi banjir 108 hektare, serta menghasilkan energi sebesar 8,08 MW.
Sementara itu, Bendungan Keureuto menjadi infrastruktur vital untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, mengurangi risiko banjir dengan mereduksi banjir seluas 627 Ha, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Aceh dan sekitarnya, penyediaan air baku berkapasitas 650 liter per detik bagi Kec. Paya Bakong, Kec. Tanah Luas, Kec. Pirak Timu, Kec. Matang Kuli, dan Kec. Lhoksukon di Kabupaten Aceh Utara. Serta juga potensi PLTS Apung berkapasitas 179 MW dan PLTA sebesar 6,3 MW.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan bahwa pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Peresmian Bendungan Sidan dan Bendungan Keureuto merupakan wujud nyata kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air nasional. Infrastruktur bendungan tidak hanya menyediakan air bagi sektor pertanian, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat melalui penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami bangga dapat menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur strategis yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang," ujar Dian Sovana.
Lebih lanjut, Dian menegaskan bahwa Brantas Abipraya akan terus menghadirkan karya konstruksi yang berkualitas sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.