JAKARTA - Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) Global Ratings mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada level BBB dengan prospek atau outlook stabil.
Keputusan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mereka menilai keputusan S&P mencerminkan kepercayaan internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap terjaga.
1. RI Tetap Berstatus Investment Grade
S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB untuk jangka panjang dan A-2 untuk jangka pendek dengan outlook stabil.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keputusan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap konsistensi pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi, kredibilitas kebijakan fiskal, serta ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
"Keputusan S&P mempertahankan peringkat Indonesia pada level investment grade dengan outlook stabil menunjukkan bahwa arah kebijakan ekonomi nasional terjaga kredibel," ujar Purbaya.
2. Pertumbuhan Ekonomi Diproyeksi Tetap Sekitar 5 Persen