4. Penerimaan Negara Mulai Menguat
S&P mencatat adanya perbaikan kinerja penerimaan negara yang didukung oleh penguatan administrasi perpajakan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Pendapatan negara pada semester I-2026 tumbuh sekitar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan penerimaan tersebut dinilai dapat memperkuat ruang fiskal pemerintah ke depan.
5. BI dan OJK Nilai Fundamental Ekonomi Tetap Solid
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyambut positif keputusan S&P tersebut.
Menurutnya, afirmasi peringkat kredit dengan outlook stabil mencerminkan kepercayaan internasional terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek pertumbuhan Indonesia.