Kemudian yang kedua, menjelang pemilu sela untuk pemilihan anggota DPR di AS, Partai Republik mendapatkan kritikan tajam terkait isu perang yang memicu tingginya inflasi, harga kebutuhan pokok, dan kenaikan harga gasoline (bensin). Situasi ini menjadi amunisi kampanye bagi Partai Demokrat untuk merebut basis-basis suara Partai Republik.
Ketiga, meskipun indeks harga konsumen dan produsen di AS sempat turun, potensi lonjakan inflasi akibat kenaikan harga minyak membuat The Fed diprediksi tetap mempertahankan suku bunga tinggi, atau bahkan menaikkannya kembali jika inflasi tak terkendali.
Para pejabat bank sentral seperti Christopher Waller, John Williams, Laurie Logan, hingga Gubernur Bank Sentral AS Kevin Wolf menegaskan bahwa The Fed bertindak independen tanpa intervensi Presiden Donald Trump.
Jika suku bunga dinaikkan lebih dari dua kali, hal ini akan berdampak pada penurunan harga emas global.
"Ada beberapa pejabat Bank Sentral Amerika salah satunya adalah Christopher Waller, kemudian John Williams, kemudian Gubernur Bank Sentral Amerika adalah Kevin Wolf yang mengatakan bahwa implasi, ya itu adalah salah satu yang menentukan Bank Sentral apakah akan menaikkan suku bunga atau menurunkan suku bunga dan Bank Sentral Amerika tidak akan diintervensi oleh Presiden Trump," jelas Ibrahim.
Faktor terakhir, di tengah ketidakpastian global, bank sentral di berbagai negara terus memupuk cadangan emas mereka.
Pada kuartal I 2026, bank sentral global mencatatkan peningkatan pembelian emas sebesar 17 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan kepemilikan cadangan mencapai 244 ton. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas cadangan devisa jangka panjang, bukan untuk keuntungan jangka pendek.
Ibrahim juga menggarisbawahi kondisi pelemahan Rupiah yang diproyeksikan masih akan terus berlanjut.
Namun, pelemahan nilai tukar Rupiah ini justru akan menjadi faktor penahan yang menjaga agar harga logam mulia di pasar domestik tidak merosot terlalu dalam.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.