Prabowo menjelaskan jumlah 81 ribu koperasi disesuaikan dengan jumlah desa dan kelurahan di Indonesia.
Menurutnya, koperasi tersebut nantinya tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam, tetapi juga menjadi pusat distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.
"Pupuk subsidi bisa di koperasi, gas tabung gas di koperasi, hampir semua barang subsidi bisa disalurkan dari koperasi supaya tidak diselewengkan," ujarnya.
3. Kopdes Bisa Dapat Pembiayaan Rp3 Miliar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan setiap Kopdes Merah Putih akan mendapatkan akses pembiayaan hingga Rp3 miliar dari perbankan, khususnya bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Menurut Purbaya, nilai tersebut cukup untuk mendukung operasional koperasi.
"Rp3 miliar itu untuk saya kelihatannya modalnya cukup karena ambil dari bank cukup besar. Kalau diperlukan untuk operasional tambahan bisa mereka gunakan," kata Purbaya.
Pembiayaan tersebut diberikan dengan tenor hingga enam tahun. Pemerintah juga memastikan pengembalian pinjaman akan dikawal agar berjalan sesuai ketentuan.