Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Ekspor 38,4 Ton Kopi ke Tiongkok dan Maroko

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 20 Juli 2026 |12:03 WIB
RI Ekspor 38,4 Ton Kopi ke Tiongkok dan Maroko
Indonesia mengekspor kopi ke Tiongkok dan Maroko. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Indonesia mengekspor kopi ke Tiongkok dan Maroko. Pelepasan ekspor ini membuktikan implementasi Sistem Resi Gudang (SRG) yang optimal mampu memperkuat daya saing komoditas Indonesia, meningkatkan nilai tambah produk, serta membuka akses pasar internasional yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha.

Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya mengatakan, terdapat dua kontainer kopi yang diekspor dengan total volume 38,4 ton senilai USD227.443,2. Ekspor tersebut terdiri atas satu kontainer kopi Robusta Grade 2 sebanyak 19,2 ton senilai USD71.040 dengan tujuan Maroko dan satu kontainer kopi Arabica Semi-Wash sebanyak 19,2 ton senilai USD156.403,2 dengan tujuan Tiongkok.

Setelah pelepasan ekspor tersebut, direncanakan pengiriman delapan kontainer kopi Arabica Semi-Wash dengan total volume 153,6 ton senilai USD1.251.225,60 menuju Tiongkok. Seluruh komoditas kopi tersebut berasal dari Gudang SRG KAI-ASLI Gedebage.

"Keberhasilan implementasi SRG untuk ekspor ini merupakan hasil sinergi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. Optimalnya peran semua pihak sangat berpengaruh terhadap keberhasilan ini," jelas Tirta, Senin (20/7/2026).

Pihak yang terlibat meliputi petani yang tergabung dalam Koperasi Gunung Luhur Berkah, PT ASLI Logistik Indonesia sebagai agregator, PT Sucofindo selaku pengelola Gudang SRG, PT Kereta Api Indonesia selaku pemilik gudang yang juga menginisiasi SRG Berbasis Rel, serta PT Kliring Berjangka Indonesia selaku pusat registrasi SRG.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement