Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neraca Perdagangan RI Diproyeksi Kembali Defisit USD1 Miliar pada Juni 2026, Impor Masih Tinggi

Anggie Ariesta , Jurnalis-Minggu, 02 Agustus 2026 |15:54 WIB
Neraca Perdagangan RI Diproyeksi Kembali Defisit USD1 Miliar pada Juni 2026, Impor Masih Tinggi
Neraca perdagangan Indonesia diperkirakan kembali mengalami defisit pada Juni 2026. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Seiring dinamika ekspor dan impor tersebut, Faisal memperkirakan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) Indonesia akan melebar pada 2026.

CAD diproyeksikan berada di kisaran 1,0 persen hingga 2,0 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dibandingkan realisasi 2025 yang tercatat sebesar 0,11 persen dari PDB.

Sejalan dengan melebarnya defisit tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia diproyeksikan menurun ke kisaran USD143 miliar hingga USD147 miliar pada akhir 2026, dari posisi akhir 2025 yang mencapai USD156,47 miliar.

"Dengan latar belakang ini, kami memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan terus mempertahankan kebijakan moneter saat ini dengan fokus berkelanjutan pada pelestarian stabilitas makroekonomi dan eksternal," pungkas Faisal.

Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan: (1) Perkembangan Indeks Harga Konsumen Bulan Juli 2026; (2) Indeks Harga Perdagangan Besar Bulan Juli 2026; (3) Perkembangan Nilai Tukar Petani Bulan Juli 2026; (4) Perkembangan Ekspor dan Impor Bulan Juni 2026; (5) Perkembangan Pariwisata Bulan Juni 2026; (6) Perkembangan Transportasi Indonesia Bulan Juni 2026; (7) Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia (Hasil KSA Amatan Juni 2026); serta (8) Luas Panen dan Produksi Jagung di Indonesia (Hasil KSA Amatan Juni 2026), pada Senin (3/8/2026) pukul 11.00 WIB di Kantor Pusat BPS.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement