Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dukung Swasembada Pangan, Proyek Bendungan hingga Irigasi Dikebut di Merauke

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |12:53 WIB
Dukung Swasembada Pangan, Proyek Bendungan hingga Irigasi Dikebut di Merauke
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan jaringan irigasi, infrastruktur pengendalian banjir, dan jalan di Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional di Wanam. (Foto: Okezone.com/PU)
A
A
A

Namun, luas kawasan yang tersedia belum serta-merta menunjukkan jumlah lahan yang siap ditanami. Kesiapan jaringan irigasi, drainase, jalan, benih, pupuk, alat pertanian, tenaga kerja, dan pengelolaan lahan perlu dipastikan secara bersamaan.

Kementerian PU juga perlu memastikan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan daya dukung lingkungan serta hak masyarakat adat. Pengembangan pangan berskala luas di Merauke sebelumnya menghadapi persoalan tata air, ketidaksesuaian lahan, dan konflik penguasaan tanah.

Menyambungkan Bendungan ke Sawah

Dukungan Kementerian PU terhadap ketahanan pangan tidak hanya dilakukan di Merauke. Secara nasional, Dody mendorong agar pembangunan bendungan disertai dengan penyelesaian jaringan irigasi hingga ke lahan pertanian.

Pemerintah masih menyelesaikan pembangunan 15 bendungan yang ditargetkan tuntas sebelum 2029. Apabila seluruh bendungan dan jaringan irigasinya berfungsi, luas layanan irigasi diproyeksikan meningkat dari 184.515 hektare menjadi 263.055 hektare.

Luas tanam diperkirakan bertambah dari 277.775 hektare menjadi 483.163 hektare. Produksi pertanian juga diproyeksikan naik dari 1,4 juta ton menjadi 2,34 juta ton per tahun, sedangkan indeks pertanaman meningkat dari 150 persen menjadi 262 persen.

Pemerintah juga menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 untuk mempercepat pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Kebijakan itu memberi ruang bagi pemerintah pusat untuk membantu penanganan jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement