Sementara, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II-2026 akan berada di rentang 4,78 persen hingga 4,82 persen, atau berada di angka 4,80 persen year-on-year (yoy).
Sementara itu, untuk keseluruhan tahun 2026, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh sebesar 5,00 persen (yoy) dalam rentang 4,95 persen sampai 5,05 persen.
Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky mengatakan, sejumlah pemicu yang membuat laju pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua tahun ini melambat dibandingkan periode sebelumnya.
“Meskipun angka pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 masih menimbulkan sejumlah pertanyaan, kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 akan berada di bawah 5 persen,” kata Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.