BTN menilai perluasan akses pembiayaan menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan sektor properti nasional.
Dengan semakin banyak masyarakat yang mampu membeli rumah, permintaan terhadap hunian diharapkan terus meningkat sehingga memberikan efek berganda terhadap industri konstruksi, pengembang, hingga sektor pendukung lainnya.
Sejak 1976, BTN telah membiayai lebih dari 6 juta unit rumah di Indonesia dan terus memperkuat posisinya sebagai mitra utama pemerintah dalam penyediaan pembiayaan perumahan.
Perseroan juga mengembangkan berbagai inovasi layanan, termasuk digitalisasi melalui aplikasi Balé by BTN, untuk mempermudah proses pengajuan KPR agar lebih cepat, praktis, dan mudah diakses masyarakat.
Ke depan, BTN akan terus memperluas pembiayaan perumahan yang inklusif guna meningkatkan angka kepemilikan rumah nasional.
Upaya tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk memiliki hunian yang layak.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.