Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Sepekan Melesat 2,78 Persen ke 6.409, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp11.212 Triliun

Anggie Ariesta , Jurnalis-Sabtu, 08 Agustus 2026 |08:26 WIB
IHSG Sepekan Melesat 2,78 Persen ke 6.409, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp11.212 Triliun
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini melesat dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. (Foto :Okezone.com/Arif Julianto)
A
A
A

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini melesat dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. Hal ini membuat pasar saham Indonesia menutup periode 3–7 Agustus 2026 dengan tren positif.

Penguatan terjadi pada mayoritas indikator utama perdagangan, mulai dari IHSG, kapitalisasi pasar, hingga frekuensi dan volume transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan, kinerja IHSG mencatatkan kenaikan signifikan dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

"Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat 2,78 persen sehingga ditutup pada level 6.409,654 dari posisi 6.236,126 pada pekan sebelumnya," ujar Kautsar dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Penguatan IHSG turut menopang nilai kapitalisasi pasar BEI yang meningkat 2,64 persen menjadi Rp11.212 triliun, naik dari Rp10.923 triliun pada akhir pekan lalu.

Lonjakan tertinggi pada pekan ini tecermin pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang melesat 32,98 persen menjadi 39,95 miliar lembar saham, dibandingkan dengan 30,04 miliar lembar saham pada pekan lalu.

Selaras dengan itu, rata-rata frekuensi transaksi harian terkerek 27,62 persen menjadi 2,32 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,82 juta kali transaksi.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian mencatatkan koreksi tipis sebesar 0,38 persen menjadi Rp15,38 triliun dari Rp15,44 triliun pada pekan sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (7/8/2026), investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp1,24 triliun.

Meski demikian, secara akumulatif sepanjang 2026, investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp71,29 triliun.

Di tengah laju penguatan IHSG, BEI mengukir rekor baru dalam perluasan inklusi keuangan. Per Jumat (7/8/2026), jumlah investor pasar modal Indonesia resmi melampaui 30 juta Single Investor Identification (SID), yakni mencapai 30.274.265 SID.

Sepanjang tahun berjalan 2026 (year-to-date/YtD), jumlah investor pasar modal melonjak 48,78 persen dengan tambahan 9.926.440 SID baru.

Dari total tersebut, jumlah investor saham secara khusus berhasil menembus 10.052.059 SID, atau tumbuh 16,83 persen dengan tambahan 1.447.882 SID dibandingkan dengan posisi akhir 2025.

Untuk memperdalam basis pasar dan meningkatkan likuiditas, BEI terus menjalankan rangkaian program strategis.

Sebagai bagian dari implementasi 8 Aksi Reformasi Pasar Modal Indonesia, BEI menggelar agenda Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 pada Rabu (5/8/2026). Forum ini mempertemukan 7 perusahaan tercatat dengan para investor melalui fasilitasi 13 Anggota Bursa serta Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia guna mendorong keterhubungan dan peningkatan free float emiten.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Kamis (6/8/2026) melalui gelaran kuliah tamu di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya bertema "Membentuk Generasi Muda yang Cerdas Melalui Pasar Modal Indonesia".

Acara yang diikuti sekitar 250 mahasiswa tersebut menghadirkan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy bersama Kepala Kantor Perwakilan BEI Jawa Timur Cita Mellisa. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan PT Phintraco Sekuritas untuk memperluas literasi investasi di kalangan generasi muda.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement