“Dua hari yang lalu kita mendapatkan opini WTP dari BPK,” ujar Amran.
Amran menilai berbagai capaian tersebut semakin penting di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Konflik geopolitik, ancaman krisis pangan, dan perubahan harga komoditas dunia menjadi tantangan yang harus diantisipasi Indonesia.
Namun, di tengah situasi tersebut, Indonesia justru mampu menjaga ketersediaan pangan nasional dan bahkan mulai mengekspor beras ke negara lain.
“Alhamdulillah, di saat krisis melanda belahan dunia, Indonesia surplus, bahkan ekspor beras ke negara lain,” katanya.
Selain pangan, sektor pertanian juga berperan dalam penguatan energi nasional melalui pemanfaatan produk sawit sebagai bahan baku biofuel. Menurut Amran, pemanfaatan CPO untuk biofuel turut mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor solar hingga sekitar 5 juta ton.