Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengalihan Saham dan Utang Whoosh ke Kemenkeu Jadi Sorotan, Jangan Cuma Pindahkan Beban BUMN ke Negara

Rohman Wibowo , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |19:11 WIB
Pengalihan Saham dan Utang Whoosh ke Kemenkeu Jadi Sorotan, Jangan Cuma Pindahkan Beban BUMN ke Negara
Pengalihan Saham dan Utang Whoosh ke Kemenkeu Jadi Sorotan, Jangan Cuma Pindahkan Beban BUMN ke Negara. (foto :Okezone.com/KCIC)
A
A
A

"Menambahkan kewajiban KCIC ke neraca PT SMI tanpa pengaturan yang ketat dapat mengganggu fungsi utamanya sebagai lembaga pembiayaan infrastruktur. Dana yang seharusnya mengalir ke jalan, rumah sakit, transportasi daerah, air bersih, dan transisi energi berisiko terserap untuk menutup kesenjangan kas satu proyek," jelas Achmad.

Untuk menjaga akuntabilitas anggaran publik, pemerintah didorong membuka seluruh rincian transaksi secara transparan sebelum pemindahan risiko ke SMV dieksekusi secara resmi.

Di samping itu, restrukturisasi menyeluruh dengan pihak kreditur utama dinilai mesti menjadi syarat agar kewajiban pengembalian utang tidak membebani APBN dalam jangka panjang.

"Pemerintah perlu memublikasikan neraca pembuka transaksi, nilai saham yang dialihkan, rincian bunga, tenor, hingga proyeksi arus kas, serta memberi ruang bagi DPR dan BPK untuk memeriksa sebelum risiko dipindahkan," urai Achmad.

"Selain itu, negosiasi dengan China Development Bank harus diselesaikan untuk mengejar penurunan bunga dan perpanjangan masa tenggang, serta memastikan pemegang saham China ikut menanggung pendanaan sesuai porsinya," imbuhnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement