JAKARTA - Pendaftaran CPNS jalur sekolah kedinasan 2026 resmi dibuka. Pendaftaran dibuka sejak 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026.
Total formasi nasional untuk sekolah kedinasan tahun ini adalah 4.770 formasi. Meningkat dari formasi sekolah kedinasan tahun 2025 yang berjumlah 3.257 formasi.
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta pendaftaran CPNS jalur sekolah kedinasan 2026, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).
1. Kesempatan Jadi ASN
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan kepada putra putri Indonesia yang bercita-cita masuk sekolah kedinasan, agar menyiapkan diri sebaik mungkin.
“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Rini mengingatkan agar peserta mengikuti seleksi dengan baik. Hasil akhir ditentukan dari kemampuan masing-masing individu. “Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas Menteri Rini.
Kepada para orang tua, Rini berpesan agar mendukung putra putrinya yang ingin mendaftarkan diri di sekolah kedinasan. Motivasi dari dalam rumah tentu akan membantu mereka berkompetensi secara sehat.
Rini mengimbau agar peserta menyiapkan kompetensi diri, menjaga integritas, serta percaya pada kemampuan diri.
“Semoga seleksi Sekolah Kedinasan 2026 dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkas Rini.
2. Daftar Sekolah Kedinasan 2026
Tahun ini sembilan instansi membuka formasi sekolah kedinasan yang berada di bawah naungannya. Instansi tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan (22 sekolah kedinasan); Kementerian Keuangan; Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN); Badan Pusat Statistik (BPS); Kementerian Hukum; Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; serta Badan Intelijen Negara (BIN).
Jumlah Formasi Sekolah Kedinasan 2026
1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri): 1.410 formasi
2. 22 Sekolah Kedinasan dibawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
3. Politeknik Keuangan Negara-STAN (Kementerian Keuangan): 1.000 formasi
4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi
5. Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik): 564 formasi
6. Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 250 formasi
7. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan): 375 formasi
8. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG): 130 formasi
9. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (BIN): 100 formasi
Total: 4.770 formasi