Para pejabat Iran juga menyatakan bahwa selat tersebut tidak akan dibuka kecuali AS memenuhi persyaratan Teheran berdasarkan kesepakatan gencatan senjata sementara yang dicapai pada bulan Juni namun kemudian gagal terlaksana.
Sementara itu, Indeks Harga PCE inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi yang fluktuatif, tetap stabil di 3,3 persen, sesuai dengan konsensus pasar. Secara bulanan, Indeks Harga PCE dan Indeks Harga PCE inti keduanya naik sebesar 0,2 persen pada bulan Juli.
Laporan ini muncul setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) bulan Juli yang relatif moderat. Fokus pasar hari ini adalah rilis data klaim awal tunjangan pengangguran mingguan, serta pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh dalam Simposium Jackson Hole pada hari Jumat besok.
Dari sentimen dalam negeri, pasar merespon positif terhadap aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada 27 Agustus 2026 berlangsung secara tertib dan damai tanpa kerusuhan, dengan sejumlah anggota DPR menemui langsung massa aksi untuk mendengarkan aspirasi.
Massa dari berbagai kelompok seperti Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan aliansi lainnya mendesak DPR RI agar segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi koruptor.
Pimpinan dan sejumlah anggota DPR (seperti Andre Rosiade dan Rieke Diah Pitaloka) mendatangi langsung para pendemo di atas mobil komando untuk menerima dan menampung aspirasi para pendemo.
Di saat bersamaan, DPR RI tetap menjalankan agenda sidang paripurna yang salah satunya mencakup laporan Komisi III mengenai perkembangan pembahasan RUU Perampasan Aset.
Setelah aspirasi diterima anggota dewan dan anggota dewan berjanji terus mengawal sampai tanggal 15 Desember 2026 batas akhir pengesahan RUU Perampasan Aset maka aksi unjuk rasa berakhir dengan tertib, dan massa membubarkan diri secara kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian
Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus mengalami penurunan sepanjang 2026.
Berdasarkan survei Tempo Data Science yang digelar pada 31 Juli hingga 11 Agustus 2026, tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo-Gibran hanya mencapai 37 persen pada Agustus 2026. Angka tersebut turun tajam dibandingkan hasil survei pada Desember 2025 yang mencapai 75 persen dan Maret 2026 sebesar 58 persen.
Penurunan kepuasan publik tersebut berkaitan dengan persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Berdasarkan hasil survei, harga kebutuhan pokok menjadi alasan terbesar masyarakat tidak puas terhadap kinerja Prabowo-Gibran.
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.740-Rp17.790 per dolar AS.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.