Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendag Buka Suara soal Daging Ayam Melonjak

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2026 |17:18 WIB
Mendag Buka Suara soal Daging Ayam Melonjak
Mendag (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso atau akrab disapa Busan buka suara soal harga daging ayam yang terpantau tinggi di sejumlah daerah. Ia menyebut harga ayam secara nasional masih berada di kisaran wajar, meski ada daerah yang harganya mencapai Rp55.000 per kilogram.

"Kemarin harga telur Rp26.000 per kg, rata-rata nasional, kemudian ayam rata-rata Rp41.000 (per kg). Memang ada di daerah tertentu lebih mahal, ada daerah tertentu yang lebih rendah, tapi harga rata-rata nasional seperti itu," katanya saat dijumpai di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Mendag Busan menjelaskan, pemerintah terus menjaga harga ayam agar tidak terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Sebab, harga yang terlalu rendah dapat membuat peternak kesulitan menutup biaya produksi, terutama untuk pembelian pakan.

Ia mencontohkan kondisi sebelumnya ketika harga ayam anjlok di sejumlah daerah seperti Yogyakarta dan Solo. Di mana pada saat itu, peternak bahkan membagikan ayam karena harga jual berada terlalu jauh di bawah harga acuan.

"Ketika harga di bawah harga acuan yang terlalu jauh dari Rp40.000 itu kan peternak tidak bisa berproduksi karena peternak harus beli pakan dan sebagainya. Kalau harga jual ayamnya, harga jual telurnya itu tidak sesuai ya dia tidak bisa meneruskan usaha," jelasnya.

Menurutnya, harga acuan atau harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan dengan mempertimbangkan biaya produksi serta kepentingan produsen dan konsumen. Mendag Busan menilai harga ayam saat ini sekitar Rp41.000 per kg idealnya dapat ditekan menjadi maksimal Rp40.000 per kg.

"Jadi kalau misalnya telur ayam itu Rp30.000 (per kg) itu ya harga yang ideal. Produsen bisa jalan, tapi konsumen mendapatkan harga yang pas. Kita juga tidak boleh harga telur itu kemudian di atas Rp30.000 ya harus kita turunkan untuk mencapai Rp30.000, termasuk ayam. Ayam sekarang Rp41.000, ya idealnya nanti kita komunikasikan dengan teman-teman biar menjadi Rp40.000 maksimal ya. Tapi jangan turun yang banyak juga, nanti kasihan peternaknya," pungkasnya.

 

Diketahui, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, harga daging ayam per hari ini memang mengalami kenaikan.

Lonjakan harga berlaku secara nasional, dengan kenaikan sebesar 1,43 persen dibanding hari sebelumnya menjadi Rp42.500 per kg.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement