Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Respons Cepat BPS Tindak Lanjuti Data Timbul, Tukang Becak yang Sempat Masuk Desil 9

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 29 Agustus 2026 |09:02 WIB
Respons Cepat BPS Tindak Lanjuti Data Timbul, Tukang Becak yang Sempat Masuk Desil 9
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti soal data Timbul, tukang becak yang menjadi perhatian publik. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Amalia melanjutkan bahwa peran aktif masyarakat dalam melakukan pemutakhiran secara mandiri merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama untuk memastikan DTSEN yang digunakan sebagai basis data pembangunan tetap valid dan akurat.

Sebelumnya, BPS menjelaskan bahwa pembaruan DTSEN memanfaatkan berbagai sumber data, mulai dari data administrasi, hasil sensus dan survei, hasil pemutakhiran data, hingga sumber data lainnya dari instansi pusat dan/atau instansi daerah. Sumber tersebut antara lain hasil pengecekan lapangan (ground check) oleh kementerian dan lembaga seperti Kementerian Sosial, pemutakhiran oleh pemerintah daerah, serta pemutakhiran mandiri oleh masyarakat melalui kanal yang disediakan.

DTSEN pada awalnya dibangun dengan mengintegrasikan tiga sumber data utama, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Kementerian Sosial; Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; serta Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang dikoordinasikan Bappenas.

Data tersebut kemudian diperkaya dengan data administratif lainnya, seperti BPJS Kesehatan dan PLN, serta disinkronisasi dengan data kependudukan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Pemutakhiran DTSEN dilakukan secara triwulanan. Hingga saat ini, proses pemutakhiran telah menghasilkan DTSEN versi 3 Tahun 2026 yang mencakup 290,13 juta record individu atau 95,98 juta record keluarga.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement