Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo soal Indonesia Tolak Utang IMF, Punya Rp420 Triliun!

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 01 September 2026 |05:01 WIB
Prabowo soal Indonesia Tolak Utang IMF, Punya Rp420 Triliun!
Prabowo soal Indonesia Tolak Utang IMF, Punya Rp420 Triliun! (Foto: Tangkapan layar)
A
A
A

Purbaya Ditawari Utang IMF

Sekadar informasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Indonesia baru saja mendapatkan tawaran pinjaman besar dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank). 

Tawaran dana segar senilai USD25 miliar hingga USD30 miliar atau setara Rp532,4 triliun tersebut diajukan untuk mengamankan stabilitas fiskal nasional di tengah memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah.

Purbaya secara tegas menyatakan telah menolak tawaran yang muncul di sela-sela Spring Meeting di Washington DC tersebut. Ia menilai cadangan kas Indonesia saat ini masih sangat mencukupi untuk menghadapi guncangan ekonomi global tanpa perlu menambah beban utang baru.

"Saya bilang sama dia sekarang saya belum butuh karena saya sendiri punya persediaan hampir USD25 miliar untuk negara kita sendiri, jadi aman," tegas Purbaya ke awak media di Kemenkeu, Selasa (21/4/2026).

Nilai persediaan dana yang dimiliki Indonesia, yakni sekitar USD25 miliar atau setara Rp428,55 triliun dianggap menjadi perisai yang kuat. Purbaya bahkan menceritakan reaksi para pimpinan lembaga keuangan internasional tersebut saat mendengar penolakan dari pihak Indonesia.

Menurut Purbaya, ketidaktertarikan Indonesia terhadap pinjaman tersebut membuat para kreditur kehilangan potensi pendapatan dari bunga utang.

"Wah mukanya (World Bank & IMF) asem, karena dia enggak bisa minjemin duit, enggak bisa dapet bunga tuh mereka tuh. Tapi itu dalam keadaan apapun kondisi yang kita punyai harus kita jadikan senjata yang paling optimal," ungkap Purbaya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement