Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Kementerian PU Naik Jadi Rp114,59 Triliun di 2027, Ini Proyek yang Bakal Dibangun

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |11:14 WIB
Anggaran Kementerian PU Naik Jadi Rp114,59 Triliun di 2027, Ini Proyek yang Bakal Dibangun
Menteri PU Dody (Foto: Okezone)
A
A
A

Sementara itu, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air memperoleh Rp30,66 triliun. Anggaran ini akan diarahkan untuk pembangunan bendungan yang sedang berjalan, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pengendalian banjir dan sedimen, pengamanan pantai, peningkatan kapasitas air baku serta Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

Adapun Direktorat Jenderal Cipta Karya mendapatkan Rp12,15 triliun untuk pembangunan dan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), perluasan SPAM, pengelolaan air limbah, persampahan dan bangunan gedung.

Sebesar Rp1,91 triliun lainnya dialokasikan untuk mendukung fungsi manajemen dan teknis Kementerian PU.

Kementerian PU juga menyiapkan anggaran Rp7,06 triliun untuk memperkuat program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) pada 2027.

Program tersebut akan menyasar 17.412 lokasi, terdiri atas 13.296 lokasi P3TGAI, 128 unit jembatan gantung serta 3.988 lokasi program IBM bidang permukiman.

Program permukiman tersebut mencakup Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Sanitasi LPK dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Dody menegaskan pelaksanaan program pada 2027 akan dilakukan secara lebih fokus dan realistis agar belanja infrastruktur pemerintah memberikan manfaat yang lebih cepat kepada masyarakat.

"Pelaksanaan akan kami jaga secara lebih berkualitas, akuntabel, dan dapat senantiasa dipertanggungjawabkan serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara maksimal," ujar Dody.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement