Namun, Dony menegaskan transformasi Pertamina tidak cukup hanya dengan mengurangi jumlah entitas. Perubahan struktur tersebut harus diikuti dengan perubahan fundamental dalam organisasi dan budaya kerja.
"Proses streamlining dan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN ini memang kita lakukan secara fundamental dan terencana. Ekspektasi pemerintah terhadap kita begitu tinggi, sehingga kita tidak punya banyak waktu. You’re in or you’re out," ujar Dony.
Dia mendorong Pertamina untuk mempercepat penyelesaian program transformasi dengan tetap memastikan setiap proses memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan.
Dengan demikian, agenda streamlining Pertamina tidak hanya menyasar jumlah anak usaha, tetapi juga struktur pengelolaan bisnis. Konsolidasi entitas hulu menjadi satu perusahaan menjadi salah satu langkah untuk memangkas lapisan organisasi dan memperpendek rantai birokrasi di tubuh perusahaan migas pelat merah tersebut.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.