Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jumlah Pengusaha Jadi Indikator Kemajuan Negara, Indonesia Baru 3,2 Persen

Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |17:05 WIB
Jumlah Pengusaha Jadi Indikator Kemajuan Negara, Indonesia Baru 3,2 Persen
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman Soal Rasio Kewirausahaan. (Foto: Okezone.com/UMKM)
A
A
A

Kolaborasi itu menjadi bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Regulasi tersebut menjadi pedoman dalam pengembangan kewirausahaan di berbagai daerah, termasuk melalui penguatan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, pendampingan, kemitraan, dan akses pasar.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah terus memperluas akses permodalan bagi UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Secara nasional, realisasi KUR 2026 telah mencapai Rp221 triliun yang disalurkan kepada 3,44 juta UMKM. Dari total tersebut, penyaluran ke sektor produksi mencapai 65,5% atau sekitar Rp145 triliun.

Di Sulawesi Selatan, penyaluran KUR tercatat Rp12,53 triliun kepada 189.000 UMKM. Sebanyak 73% penyaluran tersebut mengalir ke sektor produksi.

Maman mengatakan akses pembiayaan perlu diikuti dengan pendampingan dan peningkatan kapasitas agar modal yang diperoleh pelaku usaha dapat digunakan secara produktif dan mendorong pertumbuhan bisnis.

Selain pembiayaan, pemerintah juga mendorong perguruan tinggi berperan dalam mencetak lebih banyak wirausaha. Kampus dinilai memiliki potensi untuk menghubungkan riset, inovasi, talenta mahasiswa, teknologi, dan kebutuhan dunia usaha.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement