Penegasan tersebut disampaikan Dudy di tengah keprihatinan atas sejumlah musibah transportasi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dia menyebut berbagai peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan harus terus diperkuat.
Dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026, Dudy juga menyampaikan duka cita kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan akibat berbagai musibah transportasi.
Menurutnya, tantangan sektor transportasi semakin kompleks karena pemerintah harus menjaga keselamatan sekaligus memastikan konektivitas antardaerah tetap berjalan. Transportasi tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan infrastruktur, tetapi juga berperan menghubungkan pusat produksi dengan permukiman, menekan biaya angkut dan logistik, serta mendukung pemerataan pembangunan.
"Harapan masyarakat terhadap layanan transportasi terus meningkat. Membangun transportasi Indonesia bukan pekerjaan mudah, menuntut kita untuk terus memperkuat keselamatan, memperluas konektivitas antardaerah, dan menghadirkan sistem transportasi yang andal serta berkelanjutan," kata Dudy.
Ke depan, Kementerian Perhubungan juga akan menghadapi sejumlah agenda, mulai dari menjaga layanan transportasi perintis, memperkuat angkutan massal perkotaan, membangun integrasi antarmoda, hingga memperbaiki sistem logistik.