Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mentan Amran Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Sebelum Demo

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 24 September 2026 |10:51 WIB
Mentan Amran Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Sebelum Demo
Mentan Amran Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Sebelum Demo (Foto: Kementan)
A
A
A

Dengan langkah tersebut, Mentan Amran meminta agar persoalan pupuk yang disampaikan petani tidak berhenti sebagai aspirasi, tetapi segera ditindaklanjuti di lapangan.

Kebutuhan benih juga menjadi bagian dari aspirasi petani. Menanggapi kebutuhan tersebut, Mentan Amran memberikan bantuan benih padi untuk lahan seluas 1.000 hektare.

“Jadi gini, butuh benih padi? Aku kasih 1.000 hektare. Aku kasih ketua kelompok. Dua hari tiba,” ujar Mentan.

Ia meminta petani segera melaporkan apabila bantuan yang diberikan belum mencukupi kebutuhan.

Dalam audiensi tersebut, petani juga menyampaikan apresiasi kepada Mentan Amran karena sejumlah bantuan yang sebelumnya dijanjikan telah diterima.

“Terima kasih Pak Amran yang sudah memberikan traktor dan combine bagi petani Indramayu,” ujar perwakilan petani.

Petani juga mengakui bantuan tersebut telah digunakan dan memberikan manfaat bagi kegiatan produksi.

Bagi petani, bantuan alsintan dapat menjadi salah satu cara menekan biaya produksi sekaligus mempercepat kegiatan budidaya dan panen.

Mentan Amran menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk mendengarkan dan menyelesaikan persoalan petani secara langsung.

Mentan mengatakan petani merupakan bagian penting dari kekuatan pangan nasional sehingga persoalan yang mereka hadapi harus diselesaikan bersama.

“Tahu tidak, petani anak saya? Petani padi 115 juta. Itu harus dimudahkan,” ujar Amran.

Mentan menegaskan bahwa dirinya tidak membedakan petani berdasarkan jumlah yang datang menyampaikan aspirasi.

“Ini baru seribu datang sudah pening kita. Bagaimana kalau 115 juta datang? Tapi saya sebagai bapaknya, saya wajib melayani. Apa pun, siapa pun ada,” katanya.

Amran juga meminta agar petani tidak perlu menempuh jalur birokrasi yang panjang ketika terdapat persoalan di sektor pertanian. Untuk bantuan yang menjadi kewenangan Kementan, ia meminta agar koordinasi dilakukan langsung dengan kelompok petani yang telah dibentuk.

“Kalau di bawah saya, langsung. Kalau pertanian di bawah sini, saya urusi. Pertanian, kelembagaan saya urusi,” tegasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement