Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Loyo ke Rp17.903, Ini Pemicunya

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |16:26 WIB
Rupiah Loyo ke Rp17.903, Ini Pemicunya
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada akhir perdagangan Rabu (14/10/2026). (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Namun, inflasi Indonesia diproyeksikan mencapai 3,3 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut meningkat dibandingkan dengan laporan IMF pada Juli 2026 yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 5,0 persen.

Di sisi lain, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 dalam laporan edisi Oktober tidak berubah dibandingkan dengan edisi Juli, yakni sebesar 5,1 persen.

IMF menyoroti dua kekuatan transformatif yang membentuk kembali perekonomian global, yaitu geopolitik dan teknologi.

Dampak kondisi global terhadap setiap negara dinilai berbeda, bergantung pada kedekatannya dengan wilayah konflik serta tingkat sensitivitas terhadap fluktuasi harga komoditas.

Selain itu, kondisi ekonomi setiap negara juga dipengaruhi oleh kemampuan dalam memanfaatkan perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Adapun pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 sebesar 5,4 persen.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement