Abdul Ghoffar mengungkapkan, waktu tunggu pengisian BBM di Sumatera Barat dilaporkan mencapai 2–3 jam. Sementara itu, antrean kendaraan di Papua Barat pada malam hari hingga pagi dilaporkan mengular lebih dari 1 kilometer.
Di Sulawesi Utara, antrean kendaraan untuk mendapatkan Pertalite di sejumlah lokasi mencapai 300–500 meter. Adapun di Banten, antrean kendaraan untuk mendapatkan Solar di koridor Tol Merak–Tangerang dilaporkan mencapai sekitar 1 kilometer di salah satu titik.
Selain antrean panjang, Ombudsman menerima laporan mengenai kekosongan stok Solar atau Pertalite di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kondisi tersebut dilaporkan terjadi di Aceh, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Yogyakarta.
Menurut Abdul Ghoffar, laporan yang diterima Ombudsman tersebut masih berupa informasi awal. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan itu untuk mendalami persoalan antrean dan kekosongan stok BBM di sejumlah wilayah.
“Dan bisa kami laporkan bahwa per tanggal 13 Oktober kemarin Ombudsman Republik Indonesia sudah menerima sekian informasi awal yang tentu kemudian informasi awal ini akan kami tindaklanjuti dengan mekanisme-mekanisme yang ada di internal Ombudsman, dan kemudian nanti tentu akan kita laporkan perkembangan selanjutnya,” tuturnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.