Advertisement
Advertisement

Disindir PM Singapura soal Pemangkasan Gas, Bahlil: Saya Paham Betul Kontrak Itu

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2026 |14:58 WIB
Disindir PM Singapura soal Pemangkasan Gas, Bahlil: Saya Paham Betul Kontrak Itu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons pernyataan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Foto: Okezone.com/Binti)
A
A
A

"31 yang kita potong itu masih dalam batas kontrak minimum. Batas kontrak minimum kita sekitar 91–92," katanya.

Bahlil menegaskan, pengurangan pasokan tersebut tidak serta-merta berarti Indonesia melanggar kontrak. Menurut dia, penilaian terhadap kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian pasokan gas.

"Jadi, kita baru sekitar 8%. Kecuali kita baru potong 10, baru itu melanggar kontrak," ujarnya.

Selain gas yang dikirim melalui pipa, Bahlil menyebut Indonesia juga memasok gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) ke Singapura melalui sekitar 146 kargo. Menurut dia, hal tersebut menunjukkan besarnya pasokan gas Indonesia ke negara tersebut.

Bahlil juga menekankan pentingnya saling menghormati dalam hubungan antarnegara. Ia meminta agar penghormatan terhadap kontrak komersial berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hubungan bilateral.

"Pemerintah Indonesia sangat menghargai aturan, apalagi Menteri ESDM-nya. Tapi, saya juga minta, jangan saat bersamaan kalian minta dihargai. Susah minta dihargai kalau senang mengolok-olok negara lain. Jadi, mestinya asas kebersamaan kita," kata Bahlil.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement