Ia menambahkan bahwa hubungan antarnegara perlu dilandasi prinsip saling menghormati dan kerja sama untuk mencapai kemakmuran bersama.
"Lambang ASEAN itu dari kapas, artinya melambangkan kemakmuran bersama, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi," ujarnya.
Bahlil pun meminta pihak lain menghormati komitmen dan hubungan antarpemerintah serta menegaskan bahwa Kementerian ESDM memahami ketentuan kontrak yang berlaku.
"Saya minta juga kepada pihak lain untuk saling menghargai. Jangan mengajari kami, khususnya Kementerian ESDM, tentang menghargai kontrak. Saya paham betul kontrak itu," katanya.
Sebelumnya, PM Singapura Lawrence Wong meminta semua pihak memenuhi komitmen dalam kontrak komersial menyusul keputusan Indonesia memangkas ekspor gas alam ke negaranya. Wong menegaskan bahwa importir gas Singapura akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan mereka berdasarkan kontrak tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Wong dalam konferensi Partai Aksi Rakyat (People's Action Party/PAP) pada Minggu (25/10/2026), sehari setelah Indonesia mengumumkan pengurangan ekspor gas ke Singapura yang berlaku mulai 24 Oktober 2026.