Advertisement
Advertisement

Rupiah Melemah ke Rp18.135 per Dolar AS, BI Terus Pantau Pasar

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 26 Oktober 2026 |16:09 WIB
Rupiah Melemah ke Rp18.135 per Dolar AS, BI Terus Pantau Pasar
Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah setelah mata uang Garuda dibuka melemah hingga menembus level Rp18.000 per dolar AS. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA — Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah setelah mata uang Garuda dibuka melemah hingga menembus level Rp18.000 per dolar AS. Pada perdagangan sore, rupiah melemah 0,30% ke level Rp18.135 per dolar AS.

Otoritas moneter menegaskan akan terus memantau pasar dan menjaga stabilitas nilai tukar agar bergerak sesuai dengan mekanisme pasar.

Pelemahan rupiah sejak pembukaan perdagangan menjadi perhatian pelaku pasar keuangan. Menanggapi pergerakan tersebut, BI menegaskan komitmennya untuk memantau kondisi pasar valuta asing serta menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan devisa.

"Kita tetap ada di pasar tergantung supply dan demand hari ini, pokoknya tetap kita monitor pergerakannya," ujar Gubernur BI Destry Damayanti seusai menghadiri Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Pelemahan rupiah hingga melampaui level psikologis Rp18.000 per dolar AS terjadi di tengah dinamika arus modal dan kebutuhan devisa. BI terus mencermati pergerakan nilai tukar untuk mengantisipasi gejolak yang berlebihan dan menjaga stabilitas makroekonomi nasional.

Destry menilai volatilitas nilai tukar merupakan bagian dari dinamika pasar yang terus dipantau oleh bank sentral. Meski demikian, BI juga berupaya mengidentifikasi faktor mendasar yang memicu pelemahan rupiah.

"Ini volatilitas biasa, tapi kita kan terus monitor dan kita lihat root cause-nya juga," kata Destry.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement