Secara segmentasi, kinerja Perseroan menunjukkan dinamika yang beragam, dengan perbaikan profitabilitas pada bisnis distribusi dan ritel serta transportasi, sementara bisnis pembiayaan berhasil memperkecil rugi bersih.
Segmen distribusi dan ritel membukukan kinerja yang relatif stabil pada sembilan bulan pertama 2026 didukung oleh pertumbuhan pada bisnis ritel dan layanan purna jual yang membantu mengimbangi perlambatan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi.
Pada bisnis distribusi, pendapatan penjualan sepeda motor MPMulia menurun 1 persen YoY menjadi Rp9,41 triliun, sementara pendapatan dari penjualan suku cadang meningkat 7 persen YoY menjadi Rp1,14 triliun.
Di sisi lain, bisnis ritel MPMMotor mencatatkan pertumbuhan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 8 persen YoY menjadi Rp2,58 triliun, serta kenaikan pendapatan layanan purna jual sebesar 9 persen YoY menjadi Rp79 miliar.
"Ke depan, kami akan tetap berfokus pada pengelolaan biaya yang disiplin, kualitas aset, dan optimalisasi bauran bisnis untuk menjaga kinerja," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.