Dilansir dari laman resmi milik Jiwa Group, Kopi Janji Jiwa meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada 2019 untuk kategori pertumbuhan tercepat kedai kopi dalam satu tahun. Pada 2021, perusahaan memperoleh pendanaan senilai USD40 juta atau sekitar Rp573 miliar untuk mempercepat ekspansi bisnisnya.
Di tengah pesatnya budaya kopi di Indonesia, Janji Jiwa hadir pada 2018 dengan konsep kopi Grab & Go yang kreatif, mudah dijangkau, dan berakar pada cita rasa lokal. Merek ini diposisikan sebagai kedai kopi untuk semua kalangan, tempat kualitas berpadu dengan kenyamanan.
Menurut laman resminya, Janji Jiwa mengklaim bermitra dengan sejumlah petani kopi Indonesia untuk membangun rantai pasokan yang langsung, transparan, dan berkelanjutan, dari perkebunan hingga ke cangkir. Pendekatan ini disebut memberi pendapatan jangka panjang bagi petani sekaligus menghadirkan kopi berkualitas dengan harga terjangkau.
Lebih dari sekadar kopi, perusahaan menyebut ingin menghadirkan momen menyenangkan dalam keseharian pelanggan lewat detail sederhana, seperti konsistensi rasa, keramahan barista, dan kenyamanan tempat.
Demikian profil Billy Kurniawan, sosok di balik kesuksesan Janji Jiwa. Bagi yang bertanya-tanya siapa pemilik Kopi Janji Jiwa, kini sudah terjawab: Billy Kurniawan, pendiri sekaligus CEO Jiwa Group di balik merek kopi besar tersebut.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.