Sejalan dengan transformasi digital tersebut, pemerintah juga memperkenalkan Executive Monitoring and Analytic System (EMAS) DJKN. Platform ini dirancang untuk mendukung proses pemantauan dan pengambilan keputusan strategis melalui pemanfaatan data.
Juda mengingatkan agar EMAS tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyajian informasi atau dashboard. Platform tersebut harus mampu menghasilkan analisis yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
“EMAS tidak boleh hanya menjadi dashboard, tetapi harus menjadi instrumen pengambilan keputusan berbasis data,” ujar Juda.
Juda menegaskan, percepatan transformasi tidak hanya berkaitan dengan kecepatan pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga ketepatan pengambilan keputusan dan besarnya dampak yang dihasilkan.
“Jika 20 tahun pertama adalah masa membangun fondasi, maka 20 tahun berikutnya harus menjadi masa penciptaan nilai (value creation),” pungkasnya
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.