Di samping menggelontorkan potongan harga tiket, pemerintah mengimbau para pemudik dan wisatawan untuk melakukan pemesanan serta persiapan perjalanan jauh-jauh hari. Kesiapan dini masyarakat dinilai sangat krusial agar pengawasan keselamatan penumpang dapat dikawal secara optimal oleh otoritas perhubungan.
"Tolong masyarakat merencanakan perjalanan dari awal ya, supaya pemerintah dalam hal ini Kemenhub bisa membantu untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat semuanya, ya. Kemudian jangan ragu-ragu berbelanja, karena kalau Anda berbelanja itu akan sangat membantu perekonomian apalagi nanti di daerah dan akan menyebarkan manfaat bagi rakyat banyak," jelas Dradjad.
Secara teknis, stimulus diskon transportasi Nataru kali ini mencakup sejumlah insentif tarif pada empat moda transportasi. Pertama, transportasi udara, yang diberikan fasilitas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 100 persen ditanggung pemerintah (DTP) untuk tiket penerbangan kelas ekonomi rute domestik. Insentif ini berlaku bagi periode penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027, dengan pembelian tiket yang sudah dapat dilakukan sejak 20 Oktober 2026.
Kedua, di moda kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan potongan harga sebesar 30 persen untuk tiket kereta api kelas ekonomi komersial di wilayah Jawa dan Sumatera Utara. Program ini menargetkan lebih dari 1 juta penumpang untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.
Ketiga, moda kapal laut. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberlakukan diskon 30 persen untuk tarif dasar kelas ekonomi di seluruh jaringan rute kapal penumpang, dengan periode keberangkatan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Keempat, moda penyeberangan laut. Dalam hal ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggratiskan tarif jasa pelabuhan bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan Golongan II dan Golongan IVA di 14 pelabuhan penyeberangan terpilih untuk periode 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.
Adapun, masyarakat yang hendak memanfaatkan stimulus diskon ini dapat mencermati jadwal pemesanan dan periode perjalanan pada masing-masing operator transportasi.
PT Pelni telah membuka penjualan tiket diskon sejak 18 Oktober 2026 untuk masa keberangkatan kapal mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sementara itu, PT KAI memastikan pemesanan tiket diskon kereta api telah dibuka untuk periode keberangkatan 22 Desember 2026 sampai dengan 4 Januari 2027.
Juga, PT ASDP Indonesia Ferry menginformasikan soal penjualan tiket penyeberangan telah dibuka sejak 7 November 2026 untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Seturut itu, pihak Garuda Indonesia dan Citilink menekankan bahwa pembelian tiket pesawat telah dibuka sejak 23 Oktober 2026 untuk periode terbang 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027. Kedua maskapai BUMN ini secara total menyiapkan kapasitas hingga 1 juta kursi penumpang selama musim liburan.
Tak ketinggalan, pihak maskapai Pelita Air menetapkan periode pemesanan sejak 21 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027 untuk jadwal penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027, dengan tetap menambah kapasitas tempat duduk untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.