JAKARTA- Bank Indonesia (BI) optimistis angka inflasi di Januari ini tidak setinggi bulan-bulan Januari lima tahun terakhir. BI optimistis inflasi di bulan pertama di 2012 ini akan bergerak di angka 0.6-0,7 persen.
"Inflasi Januari baisanya agak tinggi tetapi secara rata-rata lima tahun terakhir sekira 0,9 persen. Namun kelihatannya tahun ini enggak akan setinggi itu. (Prediksi BI) 0,6-0,7 persen inflasi bulanan atau sebesar 3,5 persen (year on year)," ungkap Gubernur BI Darmin Nasution, ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin nomor 2, Jakarta, Jumat (27/1/2012)
Darmin yakin, bahwa cuaca sedikit buruk dan memicu kenaikan beberapa harga bahan makanan pokok, seperti beras. Kenaikannya tidak terlalu esktrem.
"Kelihatannya musim panen kan sudah mulai dekat. Bahan pangan ada kenaikan sedikit tetapi tidak banyak," lanjut dia.
Adapun terkait dengan rencana pemerintah untuk melakukan pembatasan BBM subsidi maupun menaikkan harga BBM subsidi. Darmin masih optimistis bahwa inflasi akan bergerak di angka 5,2-5,3 persen. Namun, Bank Sentral belum menghitung dengan jelas berapa inflasi akan kembali terkerek naik jika pemerintah juga menaikkan harga BBM subsidi.
"(Kalau ada) pembatasan BBM subsidi kita melihat inflasi tahun ini 5,2-5,3 persen. Mengenai kenaikan harga (BBM subsidi berdampak ke inflasi) itu tergantung naiknya berapa," tandas mantan dirjen pajak itu. (gna)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.