>

Upah Tukang Dongkrak Inflasi DIY

|

Kuntadi - Koran SI

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Upah Tukang Dongkrak Inflasi DIY
YOGYAKARTA – Kenaikan upah tukang non-mandor, memberikan pengaruh terhadap inflasi di DIY. Pada Februari lalu, inflasi DIY mencapai 0,93, atau turun dibanding Januari yang mencapai 0,96 persen. Inflasi juga dipengaruhi kenaikan bahan pokok, jasa, dan perumahan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Wien Koesdiatmono mengatakan, dengan inflasi sebesar 0,93 persen, telah menyebabkan laju inflasi 2013 sebesar 1,89 persen. Kelompok bahan makanan naik tertinggi sebesar 2,8 persen, disusul kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik 1,19 persen.

Inflasi ini juga dipengaruhi kenaikan kelompok kesehatan yang naik 0,37 dan bahan makanan naik 0,26 persen. Kelompok makanan jadi, minuman rokok, dan tembakau naik 0,34 persen, pendidikan rekreasi dan olahraga naik 0,42 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan naik 0,24 persen.

Satu-satunya yang memberikan andil negatif pada kelompok sandang yang turun 0,41 persen. "Upah tukang non-mandor naik 4,34 persen dengan andil 0,16 persen," jelas Wien, di Yogyakarta, Jumat (1/3/2013).

Kenaikan bawang putih sebesar 29,30 juga memberikan andil 0,15 persen. Tarif listrik naik 3,68 persen dengan andil 0,1 persen. Selebihnya sayur-sayuran, makanan jadi andilnya di bawah andil dari tariff listrik.

Kondisi ini tidak lepas dari pemberlakukan kenaikan tarif dasar listrik yang membuat konsumsi listrik meningkat. Sementara komoditas yang memberikan andil negatif pada komoditas emas yang turun 1,75 persen dengan andil minus 0,03 persen, disusul kentang dan salah turun 10,06 persen da 15,81 persen dengan andil minus 0,2 persen.

Beberapa komoditi sayuran, ayam ras juga memberikan andil negatif sebesar 0,01 persen. "Pasokan yang berkurang dan permintaan yang tetap menyebakan kenaikan harga yang akhirnya terjadi inflasi," ujarnya.  (mrt)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    PNBP Kelautan Kalah dengan Pendapatan Daerah