Pasar Bebas, Sektor Makanan Jadi Andalan Jokowi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 22 Oktober 2014 17:01 WIB
Pasar Bebas, Sektor Makanan Jadi Andalan Jokowi (Ilustrasi: Okezone)
Share :

JAKARTA Pasar bebas ASEAN akan segera tiba. Sektor food and beverages (makanan olahan) diperkirakan akan menjadi besar pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sektor ini juga bisa menjadi andalan Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tersebut.

Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto meminta, kepada Jokowi untuk menyiapkan dan mengembangkan sektor ini. Pasalnya, ke depan persaingan semakin ketat.



"Sektor food and beverages, makanan atau kuliner akan menjadi luar biasa. Ini sektor akan booming karena sepanjang kita punya mulut kita akan shopping makanan," ucap Ryan dalam diskusi media bertajuk Tantangan dan Peluang Indonesia Manghadapi MEA 2015 di Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu (22/10/2014).

Ryan menambahkan, selain itu sektor lainnya adalah mengembangkan industri kreatif. Hal ini tentu dapat bersaing dengan negara-negara lain yang sudah mempersiapkan MEA 2015.

"Kemudian itu industri kreatif. Pak Jokowi kan juga sudah janji akan memajukan industri kreatif Indonesia," imbuhnya.

Menurut Ryan, dengan memperhatikan sektor tersebut membuat peluang Indonesia untuk menang di pasar bebas ASEAN cukup terbuka. Apalagi, peluang ini akan menjadi besar dikarenakan populasi dan kelas menengah Indonesia yang banyak.

"Besarnya populasi ini akan menjadi daya tarik investor asing untuk membangun di Indonesia. Kemudian kita juga ada bonus demografi. Kita ini pasar luar biasa besar, hampir sembilan kota besar Indonesia volume perdagangan tinggi seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Banjarmasin dan lainnya," paparnya.

Selain itu, sektor pariwisata Indonesia disebut juga berpotensi menguasai pasar bebas ASEAN. Hal ini mengingat, Indonesia merupakan negara kepulauan.



"Kita ini negara kepulauan hampir 17.000 pulau. Masing masing pulau ada potensi alam luar biasa. Ha Long Bay di Vietnam saja kalah dari Raja Ampat di Papua," tukasnya

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya