Pemerintah, BI & OJK Jangan Cuma Bilang Rupiah Aman

Rizkie Fauzian, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2015 11:55 WIB
Ilustrasi: Okezone
Share :

JAKARTA - Rupiah kembali melemah pagi ini, bahkan menyentuh level Rp14.000 per USD. Meski demikian, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kondisi tersebut masih aman.
 

Menurut Analis NH Korindo Securities Reza Priyambada, Rupiah saat ini mencerminkan kondisi negara tersebut. Artinya, jika Rupiah terus melemah menunjukkan bahwa negara tersebut memiliki fundamental yang sedang menurun.

"Selain itu, belum ada sentimen positif yang mampu menggerakkan Rupiah untuk kembali menguat. Ditambah statement pemerintah yang mentebut Rupiah aman, itu akan menyebabkan persepsi bahwa semakin melemah, Rupiah makin aman," jelasnya kepada Okezone, Senin (24/8/2015).

Reza mengatakan, BI sebenarnya bisa menggunakan amunisinya untuk membuat Rupiah kembali aman, namun cara tersebut akan sangat berisiko.

"BI bisa saja membanjiri pasar dengan dolar AS jika ingin membuat aman Rupiah, tapi kan itu diambil dari cadangan devisa," jelasnya.

Menurutnya, pemerintah yang seharusnya mampu menjaga Rupiah, jangan hanya mengatakan aman, namun tidak ada tindakan. Pemerintah perlu bertindak langsung.

"Misalnya dengan pelarangan valas sosialisasinya seperti apa, atau melakukanpertemuan dengan pelaku pasar, jaga stimulus, pencairan dana, dll," ungkap dia.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya