BENGKULU - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat agar tidak cemas terhadap serbuan pekerja asing karena pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai tahun ini.
Wakil Ketua Bidang Perindustrian, Riset dan Teknologi Kadin Provinsi Bengkulu, Marwan S Ramis di Bengkulu, Kamis, mengatakan pada umumnya masyarakat mencemaskan dengan adanya MEA mengakibatkan lapangan kerja di Indonesia akan didominasi pekerja asing.
"Jangan cemaskan itu, malahan negara lain yang lebih cemas dari kita," kata dia.
Negara di ASEAN lainnya, kata Marwan, juga membutuhkan tenaga kerja, sementara jumlah penduduk mereka lebih sedikit dari kebutuhan tenaga kerja yang ada.
"Sementara kita menumpuk, contohnya, tenaga perawat kita yang wisuda setiap tahun dan memiliki sertifikat, menyerbu negara mereka," katanya.