Pasokan Berlebih, Tingkat Hunian Perkantoran Terus Turun

Antara, Jurnalis
Rabu 29 Juni 2016 17:33 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

JAKARTA - Konsultan properti Colliers International menyatakan kawasan perkantoran di wilayah DKI Jakarta saat ini mengalami pasokan berlebih yang juga mengakibatkan sukarnya pemilik gedung mencari penyewa baru.

"Sekarang ada kecenderungan terjadi situasi 'oversupply' (pasokan berlebih) sehingga 'occupancy' (tingkat hunian) juga diperkirakan akan terus turun hingga 2018," kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam paparan properti di Jakarta, Rabu (29/6/2016). (Baca juga: Perusahaan IT dan Telekomunikasi Paling Aktif Cari Kantor Baru)

Menurut Ferry Salanto, kemampuan pasar secara historis untuk menyerap ruang kantor itu terbatas, terlebih mengingat pertumbuhan pasokan area perkantoran adalah sekitar 500-600 ribu meter persegi setiap tahun.

Dia mencontohkan, ruang perkantoran di daerah CBD (sentrabisnis; misalnya di kawasan Jalan Sudirman) sudah mengalami penurunan tingkat hunian yaitu pada akhir 2015 sekitar 90 persen, tetapi saat ini 85 persen saja. (Baca juga: Harga Sewa Kantor Kompetitif, Waktunya Pindah Kantor)

Sekitar 30 gedung perkantoran di CBD sudah menurunkan harga sewa, dan ada tiga gedung baru yang untuk sementara ini tingkat huniannya hanya sekitar 10-25 persen.

Selain itu, ia mengemukakan bahwa ke depannya komposisi kawasan perkantoran antara daerah CBD dengan kawasan non-CBD akan bergeser bila sebelumnya CBD berbanding non-CBD bisa sekitar 70:30 maka ke depannya perbandingannya bisa sebesar 60:40.

Contoh dari area kawasan perkantoran yang berada di luar CBD atau sentrabisnis antara lain di kawasan Jalan Simatupang, Jakarta Selatan.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya