INSPIRASI BISNIS: Mengais Rezeki di Tumpukan Sampah

Elis Novit, Jurnalis
Selasa 06 September 2016 05:41 WIB
Ilustrasi sampah. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Direktur bank biasanya identik dengan kemewahan di perkotaan dengan segala fasilitas yang lengkap. Namun, tidak dengan direktur bank yang satu ini, yaitu direktur bank sampah.

Setiap hari, mereka harus bergelut dengan sampah dan limbah. Namun meski demikian, untung dari menjual sampah ini mencapai puluhan juta Rupiah, seperti yang dialami oleh seorang pemuda di Banjarnegara Jawa Tengah.

Bank yang terletak di desa Kasilib Banarnegara Jawa Tengah ini bukanlah bank penyimpanan uang, melainkan penyimpanan sampah dan limbah milik warga desa. Banjir yang menyumbat sungai akibat tumpukan sampah, membuat warga desa memiliki ide pembuatan bank sampah.

Layaknya sebuah bank, bank sampah ini memiliki 15 karyawan yang setiap hari jemput bola untuk mengambil kas sampah di kantong-kantong sampah yang telah tersedia

Perbedaan bank sampah Desa Kasilib ini dengan bank sampah di daerah lain adalah menggunakan sistem jemput bola sampah, sehingga pengelolaan dilakukan secara profesional dan memiliki kantor mulai dari resepsionis, admin hingga petugas kredit sampah. Warga pun bisa sewaktu-waktu mengambil uang dari hasil tabungan sampah tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya