"Kenapa? Karena Tiongkok mampu memenuhi standarisasi tadi, dan syarat itu sebenarnya bisa di negosiasikan," ungkap Bhima.
Saat ini Indonesia masih lemah soal negosiasi persyaratan standarisasi. Dengan hadirnya nota kesepahaman dari kementerian Perdagangan dengan investasi Arab Saudi, Bhima optimis dapat muluskan proses negosiasi persyaratan standarisasi produk Indonesia.
"Dengan adanya kerjasama perdagangan diharapkan potensi masuknya barang Indonesia ke Arab Saudi lebih besar lagi," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)