JAKARTA - Tim elektronifikasi pembayaran jalan tol telah sepakat mulai 31 Oktober 2017, seluruh gerbang tol yang ada di Indonesia tidak melayani pembayaran nontunai.
Lalu bagaimana kah dampak dari penerapan ini? Apakah akan membuat inflasi sepanjang Oktober 2017?
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan peralihan dari tunai ke non tunai tidak akan mempengaruhi inflasi. Pasalnya inflasi disebabkan oleh lonjakan harga barang dan jasa.
"Inflasi terjadi kalau untuk dapat barang atau jasa yang sama dan perlu uang yang banyak. Ini tidak ada perubahan sama sekali. Hanya berubah bentuk dari cash ke uang elektronik," ungkapnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/10/2017).
Selain itu, Darmin mengatakan layanan nontunai ini harus memberikan kenyaman bagi masyarakat. Sebab tujuan awal untuk melakukan nontunai karena ingin mengurangi kemacetan.
"Ini tujuannya bukan (masalah) tunai dan nontunai. Kalau bikin macet lagi enggak usah lah," tegasnya.
Sementara itu, dia menilai bahwa uang elektronik ini berkaitan dengan perbankan sehingga perbankan harus memberikan kenyaman bagi masyarakat dalam mendapatkan uang elektronik.
"Ini bukan sekadar non tunai. Maka mereka (perbankan) harus berfungsi juga untuk menjamin bahwa masyarakat itu terlayani dengan baik. Jangan gara-gara urusan kartu tol harus buka rekening lagi di tempat lain," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)