"Tetapi secara umum, perekonomian Indonesia masih baik. Stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan dalam keadaan yang baik," jelasnya.
Baca Juga: The Fed Naikkan Suku Bunga
Selain itu, Agus menilai bahwa fluktuasi nilai tukar ini tidak akan membuat masayarakat menjadi tidak percaya kepada pemerintah dan BI. Pasalnya, ini adalah kondisi yang datangnya dari tekanan global.
"Jadi yang ingin saya sampaikan, kalau kemarin ada tekanan kepada rupiah, itu lebih banyak karena dunia sedang menunggu keputusan dari rapat The Federal Open Market Committee (FOMC). Begitu nanti rapat FOMC di 21 April mengatakan bunga dari The Fed naik 25 basis poin menjadi 1,75% dan Indonesia sedang dalam kondisi ekonomi yang terjaga, likuiditas terjaga, berarti tidak tertekan," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)