"Kedua, dengan perkembangan kondisi terakhir baik itu ada kejadian kecelakaan di pipa Balikpapan, kelangkaan BBM. Komisaris sudah melakukan kajian implementasi yang sangat komprehensif selama satu bulan penuh bersama direksi dan sudah dilaporkan ke kementerian," tuturnya.
Menurut dia, pergantian direksi bukan hanya karena pipa Balikpapan bocor dan kelangkaan BBM saja, tapi menjadi satu kesatuan dalam memperkuat holding BUMN migas.
"Jadi satu kesatuan, dengan direktur yang baru ini justru akan mempercepat proyek kilang RDMP, pengalihan TPPI, holding dan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)