Baca Juga: Miliarder George Soros Borong Saham Spotify dan Pandora Senilai Rp2,58 Triliun
China secara luas dianggap berada di garis depan dalam pengembangan AI bersama dengan Amerika Serikat (AS). Kedua negara mengeluarkan miliaran dolar untuk mengembangkan teknologi dengan harapan akan mendapat hasil.
Selain itu, Soros mengatakan, sistem kredit sosial di China yang saat ini sedang diluncurkan di seluruh negeri untuk menentukan kepercayaan setiap warga negara akan memberikan Xi kendali penuh atas rakyat.
Selain itu, Soros mengatakan bahwa ia ingin menarik perhatian pada risiko yang disajikan China.
"Karena Xi adalah musuh paling berbahaya dari masyarakat terbuka, kita harus menaruh harapan pada rakyat China, dan terutama pada komunitas bisnis dan elit politik yang bersedia menegakkan tradisi konfusianisme," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)